6 Cara Mengetahui Bakat Anak dari Kecil

Saat anak berusia empat tahun, orangtua harus sudah mengetahui minat dan bakat anak. Usia antara 4-14 tahun merupakan periode penting di mana orangtua harus mengenali dan mengarahkan bakat dan minat seorang anak.

Bagaimana cara mengetahui bakat anak dari kecil? Apa yang harus dilakukan orangtua untuk mengenali bakat dan minat anak? Perlu diketahui, bakat tidak sama dengan kecerdasan. Bakat lebih mengacu pada kemampuan motorik atau keterampilan yang ditampilkan anak. Artinya, bakat bisa terlihat oleh orang lain.

Dilansir kompas.com, anak-anak yang berbakat umumnya menonjol pada bidang tertentu dan lebih cepat menguasai bidang tertentu dibanding anak lain, tanpa mengeluarkan usaha keras. Misalnya, anak yang berbakat menggambar, mereka bisa membuat warna, komposisi, atau kualitas garis yang lebih bagus dan menarik.

Namun, Anda jangan terburu-buru untuk memastikan bahwa anak berbakat di satu bidang karena ‘terlihat’ menyukainya. Pasalnya, minat dan bakat anak di usia dini cenderung berubah. Maka dari itu, dibutuhkan strategi agar orangtua tidak salah menilai bakat dan minat anak dengan terburu-buru.

Lantas, bagaimana cara mengetahui bakat anak dari kecil? Yuk, ikuti enam tips berikut ini!

Mengamati tingkah laku anak

Coba perhatikan, kegiatan apa yang sering dilakukannya? Anak lebih berminat melakukan hal-hal apa? Tidak ada salahnya Anda mencoba melakukan tes perilaku pada anak saat melakukan suatu aktivitas. Misalnya anak diajak bermain alat musik. Lihatlah ekspresinya sebelum, selama dan setelah memainkan alat musik. Hal ini mudah sekali diamati karena terlihat langsung dan jelas.

Berikut ciri-ciri anak senang melakukan aktivitas tertentu:

  • Cepat belajar, bahkan tanpa usaha yang keras
  • Rasa penasaran
  • Terlihat asyik dan tidak mau diganggu saat melakukan aktivitas
  • Tampak bahagia setelah selesai melakukan aktivitas
  • Cenderung ingin mengulang aktivitas yang sama.

 

 

Memberikan stimulus atau rangsangan kepada anak

Nah, setelah Anda mengetahui perilaku anak saat melakukan aktivitas tersebut, stimulus anak untuk melakukan aktivitas yang sama. Jika mereka bertanya, berikan penjelasan seperlunya dan biarkan anak bereksplorasi sepuas-puasnya. Anda juga bisa memberikan stimulus kepada anak dengan memberikan les atau permainan yang variatif untuk menentukan kecerdasan majemuknya.

Mengamati kecerdasan anak

Cara mengetahui bakat anak dari kecil selanjutnya adalah mengamati kecerdasan anak. Perlu diketahui, kecerdasan seorang anak tidak hanya diukur melalui kecerdasan intelektual (IQ) saja, tetapi juga dari kecerdasan emosional (EQ).

Ada beberapa kecerdasan pada anak yang perlu orangtua ketahui, di antaranya:

  • Kecerdasan musikal, cara melatihnya dengan mendengarkan musik dan bernyanyi
  • Kecerdasan intrapersonal, berkaitan dengan perilaku tidak mudah menyerah, gigih berusaha dan percaya diri
  • Kecerdasan visual spasial, berkaitan dengan kemampuan memahami pandangan ruang, di mana anak mampu membedakan posisi dan letak ruang
  • Kecerdasan interpersonal, berkaitan dengan kemampuan sosial anak meliputi kemampuan beradaptasi, bekerja sama, dan berinteraksi dengan teman sebaya dan orang di sekitarnya.

Mengikuti lomba dan latihan

Seperti sudah dijelaskan pada paragraf sebelumnya, setelah Anda mengetahui aktivitas yang disukai anak bukan berarti bakat dan minatnya pasti di situ. Ikut sertakan anak melakukan berbagai macam latihan atau lomba agar potensi serta bakat anak akan semakin teruji dan terasah.

Di sinilah peran orangtua dalam membantu mengasah minat dan kemampuan seorang anak dalam bidang tertentu sangatlah penting. Orangtua harus aktif membantu mengasah dan mengarahkan bakat dan minat anak pada bidang tertentu.

Libatkan hobi anak

Biarkan anak melakukan aktivitas yang disukainya, belajarlah untuk saling berbagi kesenangan dengan anak. Salah satu cara menghargai kesenangan anak adalah dengan mendukung hobi yang dipilih anak. Ini merupakan salah satu cara mengetahui bakat anak dari kecil.

Melakukan analisis sidik jari

Melakukan analisis sidik jari dapat Anda jadikan solusi atau cara  mengetahui bakat anak dari kecil. Analisis sidik jari adalah sebuah metode yang digunakan untuk menganalisis kecerdasan, bakat, potensi hingga karakter seseorang hanya dengan pemindaian sidik jari. Pada dasarnya, tes ini hanya menginterpretasikan potensi dalam diri seorang anak, sedangkan pencapaian hasil kemampuan kecerdasan anak lebih dipengaruhi oleh usaha yang dilakukan oleh anak dan dukungan dari orangtua, serta lingkungannya.

Itulah beberapa cara mengetahui bakat anak dari kecil yang dapat Anda jadikan referensi untuk menemukan bakat dan minat si kecil. Penting diketahui, mengenali bakat dan minat anak membutuhkan usaha yang serius dan berkelanjutan. Untuk mempermudah Anda dalam mengenali bakat anak, buatlah semacam checklist jenis kecerdasan apa saja yang sudah Anda berikan rangsangan dan buatlah jurnal kecil perkembangan anak. Semoga bermanfaat.

 

Sumber gambar:

1: http://news.stanford.edu

2: adventuretofitness.com

3: fthmb.tqn.com

4; .allergicchild.com

5: stayathomemum.com.au

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*