Pengembangan Minat dan Bakat Anak Usia Dini, Apa yang Harus Orangtua Lakukan

Dalam pengembangan minat dan bakat anak usia dini, kepekaan dan kejelian orangtua sangat dibutuhkan.

Setiap orangtua tentu menginginkan anaknya sukses, namun bukan berarti Anda bisa memaksakan kehendak kepada si kecil karena setiap anak memiliki bakat dan minat yang berbeda. Menurut Mary Ruckmeyer, PhD, penulis buku “Strengths Based Parenting” dan direktur Gallup’s Donald O. Clifton Child Development Center meyakini bahwa tugas orangtua adalah untuk mengembangkan bakat anak sehingga anak dapat sukses dan menjalani kehidupan.

Perlu diketahui, ketika anak masih kecil atau balita, tentu ada karakter khusus yang menonjol dari anak tersebut. Hal ini dapat dilihat dari bagaimana mereka bermain, permainan apa yang lebih disukai, dan bagaimana mereka memperlakukan permainan tersebut.

Begitu juga ketika anak beranjak sekolah, orangtua yang peka dan jeli akan mengetahui bagaimana cara anak belajar, pelajaran atau bidang apa yang mereka sukai dan apa yang menonjol dari anak tersebut. Di sinilah minat dan bakat anak mulai terlihat, yakni antara usia 4-14 tahun.

Jika orangtua sudah mengetahui hal yang disukai atau yang menonjol dari anak, maka orangtua akan lebih mudah dalam hal pengembangan minat dan bakat anak usia dini. Berikut cara mengembangkan bakat anak yang dapat orangtua lakukan, antara lain:

Memperhatikan dan terlibat dalam mengembangkan bakat anak

Kapan orangtua bisa menentukan atau mengidentifikasi bakat anak? Meskipun anak tidak langsung menampakkan bakat yang dimiliki, memperhatikan bakat anak dimulai sejak dini adalah wajib dilakukan. Tujuannya agar orangtua dapat mengarahkan dan mengembangkan bakat yang benar-benar dimiliki anak.

Cermati berbagai kelebihan, keterampilan dan kemampuan yang tampak menonjol pada anak. Bila Anda sudah mengetahui hal apa yang menonjol dari sang anak, cobalah terlibat dalam pengembangan minat dan bakat anak usia dini.

Misalnya dengan berbagi pengalaman unik dan pengetahuan Anda di bidang yang disukai anak, memberikan pujian atau saran ketika anak sedang berlatih serta memberikan motivasi dan dorongan untuk usaha anak berbakat Anda.

Kindergarten children eating lunch

Menciptakan lingkungan yang ramah dan mendukung

Ciptakan lingkungan yang ramah dan mendukung tanpa paksaan. Buat anak senyaman mungkin untuk mengeksplorasi keterampilan dan kemampuan yang ada dalam dirinya. Pastikan Anda juga selalu memberikan dukungan moril, misalnya dengan tidak membanding-bandingkan anak dengan saudara atau temannya apalagi sampai mendapat label negatif.

Mengembangkan bakat anak dengan latihan

Berikan dukungan dan motivasi untuk menumbuhkan bakat anak secara optimal dengan memberikan latihan atau mengikuti berbagai lomba untuk menunjukkan prestasi dari bakat yang dimiliki sang anak. Melalui cara tersebut, maka bakat anak akan selalu terasah dan membantu anak mewujudkan cita-citanya kelak sesuai minat dan bakat yang dimilikinya.

Memperkaya wawasan dan pengetahuan anak

Berikan anak wawasan, pengetahuan dan pengalaman berbagai bidang atau bidang tertentu yang disukai. Hal ini bisa dilakukan melalui berbagi wawasan dan pengalaman atau bisa juga mengajak anak mengunjungi tempat-tempat edukatif seperti museum, perpustakaan, tempat bersejarah, pusat kebudayaan atau kesenian atau bertemu dengan orang-orang yang memiliki bakat tertentu.

Mengembangkan kepercayaan diri anak

Bantu anak meyakini dan fokus pada kelebihannya. Tumbuhkan kepercayaan diri anak dengan memberi kesempatan untuk melakukan sesuatu sendiri sesuai keinginannya. Jangan batasi pengembangan minat dan bakat anak usia dini, namun bantulah sang anak dengan mengarahkannya. Tidak hanya mengembangkan rasa percaya diri, hal ini juga berguna untuk memupuk kemandirian dan rasa tanggung jawab pada anak.

Menyediakan fasilitas dan sarana yang memadai

Agar minat dan bakat anak tersalurkan, penuhi kebutuhan anak. Fasilitas dan sarana yang diberikan tidak harus selalu mahal. Sediakan fasilitas yang menunjang bakat anak sesuai kemampuan orangtua. Misalnya, jika anak senang menggambar, Anda bisa menyediakan peralatan menggambar seperti kertas, buku gambar, alat tulis, pensil warna atau media lain.

Intinya, dalam pengembangan minat dan bakat anak usia dini, orangtua tidak boleh memaksa anak untuk mengikuti kehendak orangtua atau menuntut anaknya untuk berprestasi, namun harus mengarahkan anak untuk dapat mencapai keinginannya dalam menekuni suatu bidang bakat.

 

Sumber gambar:

1: servicemaster-dak.com/

2: netdna-cdn.com

3: godigitalmarketing.com

4: scarymommy.com

5: shemazing.ie

6: huffpost.com

 

Comments (1)

Terkadang kita sebagai orang tua sudah melakukan yang terbaik untuk anak. Bahkan membantu anak menemukan bakat dan minatnya. Tapi anak yang kadang masih moody. Malas-malasan, sehingga apa yang tadinya menonjol jadi tertutupi. Mungkin salah satu sebabnya adalah zona nyaman. Anak merasa berada di dalam zona nyaman ketika dia dimanja. Akibatnya hal spesial yang harusnya muncul jadi terhambat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*