Wordless Picture Book (Buku bergambar tanpa kata) “Uh-Oh!”

Rp 48.000

Wordless Picture Book (Buku bergambar tanpa kata) adalah cara yang hebat untuk membangun kemampuan literasi anak yang utama, seperti kemampuan dalam menyimak, memperkaya kosa kata dan kemampuan mengerti serta memahami bagaimana alur cerita terbentuk. Hebatnya, anak-anak sangat menyukainya! Dengan antusias mereka akan meneliti setiap gambar untuk membangun cerita dengan kata-kata mereka sendiri. Buku ini juga dapat dipergunakan untuk mempelajari bahasa daerah maupun di kelas untuk mempelajari bahasa asing. Masuki pertualangan bersama si kecil melalui buku ini, dan bersiaplah untuk terpukau dengan ide cerita kreatif si kecil. Jika orangtua kebingungan untuk menceritakan kepada anak, buku ini juga menyediakan panduan bagi orangtua agar dapat menstimulasi anak dengan tepat.

798 in stock

Description

Hari ini si kembar sangat gembira! Mama mengajak mereka bertamasya. Saat asyik bermain dan bercanda. Lim baru ingat, kalau tasnya tidak ada. Aduh! Lim lupa dimana tasnya tadi berada. Kasihan ya…

Maukah kau membantunya ? Akankah Lim menemukan kembali tasnya ?

“SATU BUKU SERIBU DONGENG”

Wordless Picture Book (Buku bergambar tanpa kata) adalah cara yang hebat untuk membangun kemampuan literasi anak yang utama, seperti kemampuan dalam menyimak, memperkaya kosa kata dan kemampuan mengerti serta memahami bagaimana alur cerita terbentuk. Hebatnya, anak-anak sangat menyukainya! Dengan antusias mereka akan meneliti setiap gambar untuk membangun cerita dengan kata-kata mereka sendiri. Buku ini juga dapat dipergunakan untuk mempelajari bahasa daerah maupun di kelas untuk mempelajari bahasa asing. Masuki pertualangan bersama si kecil melalui buku ini, dan bersiaplah untuk terpukau dengan ide cerita kreatif si kecil. Jika orangtua kebingungan untuk menceritakan kepada anak, buku ini juga menyediakan panduan bagi orangtua agar dapat menstimulasi anak dengan tepat.

Buku bergambar tanpa kata-kata digunakan untuk bercerita dengan anak, salah satu keuntungannya yaitu dapat membangun kemampuan literasi anak yang utama, seperti kemampuan anak menyimak, memahami alur cerita, serta menambah kosakata baru bagi anak.

Pada dasarnya, tidak ada anak yang dilahirkan untuk tidak senang maupun senang membaca. Tugas kita sebagai orang tua atau tenaga pendidik adalah menemukan literasi atau bacaan yang sesuai untuk setiap anak. Yuk kita membiasakan anak untuk mulai membaca.

Buku bergambar tanpa kata-kata dapat digunakan untuk bercerita dengan anak tidak hanya satu arah, orang tua bercerita dan anak mendengarkan. Namun, dapat digunakan untuk berinteraksi dengan anak agar kemampuan verbal, linguistik dan kognitif anak dapat lebih terasah.
Setiap orang pasti memiliki gaya bahasa masing-masing dalam bercerita, sehingga penyampaian buku Uh-Oh ini dapat beragam. Orang tua juga dapat menyisipkan bahasa-bahasa daerah sehari-hari untuk menambah kosakata anak.

Taukah Anda apa sih fungsi buku bagi perkembangan anak? Berikut akan kita jabarkan mengenai fungsi buku bagi perkembangan bahasa, kognitif, emosi, dan sosial anak.

1. Meningkatkan kemampuan berkomunikasi anak. Dengan buku anak dapat mmeperoleh perbendaharaan kata yang baru, dilatih menyusun kalimat, dan mengetahui bagaimana cara mengemukakan isi pikiran dan perasaan.
2. Meningkatkan kemampuan observasi anak yang berkaitan dengan kemampuan mengenal dan membedakan benda, tindakan, ekspresi emosi dan lain sebagainya.
3. Melalui buku, anak dapat mengenal dan memahami konsep-konsep baru misalnya warna, bentuk, ukuran, fungsi dan sebagainya.
4. Dengan membaca buku, membuat anak belajar berpikir kritis, menganalisa satu situasi / ide dengan logis.
5. Anak juga akan terus belajar untuk mengambil kesimpulan dari apa yang didengar dan dibaca. Oleh karena itu, orangtua perlu melatih anak untuk menceritakan ulang secara singkat cerita yang ia baca atau ia dengar.
6. Melalui buku, anak akan belajar untuk memahami reaksi emosi, kebutuhan orang lain, belajar mengendalikan reaksi emosi dan bertingkah laku, serta anak dapat mengembangkan sikap-sikap yang diperlukan untuk meningkatkan kepercayaan dirinya.
7. Melalui buku bacaan yang berisikan situasi sosial tertentu, dapat membuat anak belajar memahami tingkah laku sosial yang tepat dan tidak tepat.
Nah, itu semua manfaat buku bagi perkembangan anak. Jadi, mari kita budayakan membacakan buku kepada anak ya ?.

 

Ide Cerita oleh Sabtio Januar, S.Psi.

Disunting oleh Melissa Luckyanti, S.Psi. dan Caroline Agustine, S.Ds.

Ilustrasi oleh Sakti Alhadid, S.Ds.

Additional information

Weight 150 g

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Wordless Picture Book (Buku bergambar tanpa kata) “Uh-Oh!””

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*