Posts Tagged "kecerdasan anak"

20Jun2017

Wallpaperforme dot com

Cek bakat dengan sidik jari? Apa tes ini benar-benar bisa memberikan hasil yang akurat? cek bakat dengan sidik jari merupakan sebuah metode yang dapat menganalisis bakat, kecerdasan, gaya belajar, hingga karakter seseorang.

Mengapa harus menggunakan cek bakat dengan sidik jari? Mengingat sidik jari setiap manusia itu berbeda dan bersifat permanen, sehingga sidik jari bisa menjadi ‘jembatan’ untuk memetakan fungsi otak bahkan mengungkapkan segala rahasia kepribadian si pemiliknya.

Proses cek bakat dengan sidik jari ini tergolong cepat dan hasilnya cukup akurat. Namun bagaimana dengan harganya? Biaya cek bakat dengan sidik jari sekarang ini relatif terjangkau. Salah satu tempat analisis sidik jari di Bandung yang bisa Anda kunjungi adalah Happy Club (www.happyclub.id). Biayanya sangat terjangkau ditambah manfaat dari hasil tes yang bisa membantu mengembangkan minat dan kepribadian anak.

 

Sebenarnya apa sih tes analisis sidik jari itu? Berikut ini beberapa fakta dari ilmu yang diambil dalam cek bakat dengan sidik jari dan penting Anda ketahui:

netsolhost.com

Tes Ini Berbasis Konsep Multiple Intelligence

Multiple Intelligence atau kecerdasan majemuk/berganda dicetuskan pertama kali oleh Howrad Gardner pada tahun 1983. Menurut Gardner, kecerdasan manusia bukanlah merupakan sebuah konsep tunggal atau bersifat umum. Namun sebagai beberapa set kemampuan spesifik dan semuanya berupa perwujudan fungsi dari bagian otak yang terpisah.

 

 

es Analisis Ini Menggunakan dikotomi “otak Kiri vs otak Kanan”

Walaupun ada pembagian kerja di masing-masing otak, namun faktanya otak kanan dan kiri tidak pernah terisolasi. Dalam artian otak kanan dan kiri satu sama lain selalu bekerja sama saat hendak melakukan sesuatu. Dengan kata lain, otak kanan dan kiri ini sama-sama dibutuhkan untuk proses berpikir logis maupun berpikir kreatif.

 

http://www.scottsdaledaycare.com

Tes Ini Menyebutkan “Masing-masing Sidik Jari Berhubungan dengan Lobus Otak yang Berbeda-beda”

Sidik jari faktanya memang terhubung dengan otak. Sebagai bagian dari kulit, sidik jari ini berfungsi sebagai reseptor atau bagian tubuh yang menerima rangsangan atau sensor dari lingkungan. Oleh karena itu sidik jari akan terhubung dengan saraf-saraf sensorik yang berujung pada lobus parietal otak. Selain itu, sidik jari juga menjadi bagian dari jari yang menjadi alat gerak sehingga otomatis menjadikan sidik jari terhubung dengan saraf motorik yang berasal dari lobus parietal otak.

woolworthsbabyandtoddlerclub.com.au

Tes Analisis Sidik Jari Bisa Membaca Kecerdasan Seseorang

Ada beberapa penelitian yang bisa menunjukkan jika tes analisis sidik jari ternyata bisa membaca kecerdasan seseorang. Salah satu penelitian yang pernah dilakukan menunjukkan hasil jika keterbelakangan mental bisa dideteksi dari karakteristik sidik jari.

woolworthsbabyandtoddlerclub.com.au

Tes Sidik Jari Menggunakan Ilmu Dermatoglyphic

Hal lainnya yang bisa menjadikan Anda percaya jika tes analisis sidik jari benar-benar terbukti hasilnya adalah, karena tes ini menggunakan ilmu dermatoglyphic. Ilmu ini umumnya digunakan untuk dua hal, yaitu : sistem identifikasi identitas melalui sidik jari seseorang seperti sidik jari pada KTP, paspor, dll. Lalu digunakan juga untuk mengevaluasi keterbelakangan mental pada anak.

Dalam riset deermaoglyphics ini, sidik jari sudah muncul pada janin saat berusia 13-19 minggu sewaktu dalam kandungan. Tidak hanya mengubungkan dengan kecerdasan, para peneliti sekarang pun menjadikan sidik jari sebagai ‘jembatan’ untuk mengetahui kesehatan fisik dan mental seseorang.

 

Banyak sekali ilmu yang ada dalam tes analisis sidik jari ini. Hal ini sebagai penguat jika hasil tes sidik jari memanglah bisa dipertanggungjawabkan. Bagi Anda yang ingin mengetahui minat dan bakat anak, maka tidak ada salahnya untuk cek bakat dengan sidik jari ini.

11Jun2017

Kelompok bermain anak usia dini, ini sendiri ditujukan untuk anak usia 2-6 tahun. Memiliki tujuan untuk membantu tumbuh kembang jasmani dan rohani anak sehingga lebih siap memasuki pendidikan dasar. Hal ini juga didukung dengan pernyataan UNESCO yang mengharuskan anak mengecap pendidikan pra-sekolah semata bertujuan agar anak siap memasuki lingkungan sekolah.

Lingkungan Kelompok bermain anak usia dini sendiri tentu berbeda dengan lingkungan keluarga dan lingkungan rumah. Misalnya saat berada di rumah, anak hanya bermain dan berhadapan dengan kakak atau adiknya. Sedangkan di Kelompok bermain anak usia dini, anak akan berhadapan dengan teman-teman dan orang lain yang karakternya lebih beragam.

Bahkan dalam sebuah penelitian membuktikan bahwa anak-anak yang memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan dasar, akan lebih mudah beradaptasi. Sang anak pun bisa terhindar dari stres karena harus menghadapi lingkungan sekolah, di mana nantinya dia akan bertemu dengan banyak karakter baru.

Tidak heran jika pendidikan yang diajarkan di Kelompok bermain anak usia dini ini lebih ke arah pemberian rangsangan (stimulasi) untuk mengembangkan intelegensi, kemampuan sosial, dan juga kematangan motorik anak.

Kegiatan belajarnya pun kebanyakan bermain. Mengingat melalui permainan ini anak-anak akan diarahkan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya. Anak-anak juga akan mempelajari hal-hal baru yang akan menjadi bekal saat memasuki pendidikan dasar di kemudian hari.

Melalui Kelompok bermain anak usia dini ini juga, anak-anak akan dibimbing agar pribadi, kecerdasan, bakat, kemampuan, minat, dan ketrampilannya bisa berkembang optimal. Selain itu, anak juga akan dilatih kemandiriannya, dikembangkan kemampuan emosionalnya, koginitif, bahasa, fisik dan motorik, seni hingga bisa beradaptasi terhadap lingkungannya.

Berikut beberapa manfaat lainnya dari memasukkan anak ke Kelompok bermain anak usia dini:

http://www.scholastic.com

Belajar Displin

Saat berada di dalam Kelompok bermain anak usia dini,anak-anak tentu harus mengikuti aturan yang ada. Misalnya untuk tidak berebut mainan, duduk saat makan, belajar mengantri dan lainnya. Hal-hal kedisiplinan seperti ini belum tentu anak dapatkan di lingkungan rumahnya. Melalui Kelompok bermain anak usia dini, anak bisa diajarkan untuk lebih disiplin sehingga disiapkan menjadi pribadi yang lebih baik.

http://thelittleworldacademy.org

Membantu Pembentukan Struktur Otak Anak

Saat anak memasuki usia 3-5 tahun, pertumbuhan otaknya mencapai 90% dari ukuran otak saat dewasa nanti. Hal ini menjadikan tahun-tahun pertamanya menjadi masa kritis bagi anak. Mengingat pengalaman yang mereka dapatkan di tahun-tahun ini akan memberikan efek jangka panjang di masa depannya loh! Dan dengan memasukkan anak ke Kelompok bermain anak usia dini ini bisa membantunya dalam pembentukan struktur otak anak sehingga berkembang lebih baik lagi.

ministry-to-children.com

Meningkatkan Rasa Percaya Diri Anak

Melalui Kelompok bermain anak usia dini, anak-anak akan ditingkatkan lagi percaya dirinya. Umumnya para fasilitator akan menghargai apapun hasil kerja sang anak sehingga bisa memberikan efek positif. Salah satunya rasa percaya dirinya yang meningkat. Ketika rasa percaya diri anak meningkat, otomatis bisa mempengaruhi nilai akademis dan semua aspek kehidupannya kelak.

kidspot.com.au

Jika Anda menginginkan sang anak lebih siap lagi dalam menghadapi pendidikan dasar, dan lebih mengembangkan rasa percaya diri, serta potensi lainnya. Maka tidak ada salahnya memasukkan si kecil ke kelompok bermain anak usia dini. Namun satu hal yang penting diingat adalah, jangan salah pilih kelompok bermain! Pastikan kelompok bermain yang dipilih kegiatan belajarnya bersifat menyenangkan dan tidak membebani anak. Sebagai referensi, anda dapat mempelajari program kelompok bermain anak usia dini disini.

11Jun2017

Cara menstimulasi perkembangan anak usia dini penting untuk diketahui para orangtua loh! Mengingat perkembangan anak di usia dini sangat penting karena bisa mempengaruhi kepribadian anak di masa depan nanti.

Anak usia dini bisa dikatakan usia yang rawan dan rentan terhadap berbagai pengaruh dari luar.

Bagi Anda yang ingin memiliki anak sehat dan cerdas, kuncinya adalah satu! Stimulasi!

Bahkan hal ini disepakati oleh para pakar kesehatan bahwa tidak ada cara lain untuk menggantikan stimulasi dalam mencerdaskan anak.

Anak dalam usia pertumbuhan ini membutuhkan stimulasi sehingga bisa membantu perkembangan motorik dan kecerdasannya. Stimulasi dini ini pun jangan sampai telat diberikan atau bahkan terlewat, mengingat usia dini merupakan golden period atau masa keemasan. Biasa disebut juga jendela kesempatan, di mana anak akan mengalami masa pembelajaran dan pengkayaan. Momen ini menjadi masa yang sangat peka bagi otak anak dalam menerima berbagai rangsangan pertumbuhan dan perkembangannya.

kindercare.com

Apa Pentingnya Stimulasi?

Stimulasi mampu menghubungkan antara satu saraf dengan saraf lainnya. Stimulasi penting keberadaannya mengingat otak terdiri dari jutaan saraf. Dengan stimulasi ini, kelak saat anak memasuki usia sekolah, otaknya bisa lebih mudah menerima dan menyimpan pesan.

Stimulasi ini sendiri merupakan kegiatan merangsang agar anak tumbuh dan berkembang optimal sesuai potensi yang dimilikinya. Stimulasi ini pun harus dilakukan dengan benar, sesuai dengan kelompok umur anak, dan teratur.

ipcdigital.co.uk/

Siapa Saja yang Boleh Melakukan Stimulasi pada Anak?

Orang-orang terdekat bisa melakukan stimulasi pada anak. Mulai dari orangtua, keluarga, pengasuh, hingga pendidiknya. Namun sekali lagi, orang-orang itu haruslah orang terdekat! Karena orang terdekat biasanya akan menunjukkan perilaku yang baik serta dilandasi rasa kasih sayang.

raisesmartkid.com

Bagaimana Cara Menstimulasi Anak Usia Dini?

Anda bisa melakukan stimulasi pada anak usia dini pertama-tama dengan dilandasi rasa penuh cinta dan kasih sayang. Membelainya, menciumnya, semua rasa kasih sayang yang Anda curahkan pada sang anak ini walaupun sederhana namun memberikan efek stimulasi yang besar loh!

Anda juga bisa memberikan perilaku yang baik pada anak. Mengingat anak akan meniru hampir semua tingkah laku orang-orang terdekatnya.

Cara lainnya lagi adalah dengan mengajaknya bermain, bernyanyi, dan aktivitas menyenangkan lainnya. Pastikan Anda tidak pernah memaksa bahkan menghukumnya, yah!

Stimulasi ini juga harus disesuaikan dengan usianya. Misalnya saat mengajaknya bermain, pastikan permainannya pas dan aman untuk dilakukan anak seusianya.

sheknows.com

6 Aspek Perkembangan Anak Usia Dini

Apa saja aspek-aspek perkembangan anak usia dini yang perlu diberikan stimulasi? Mulai dari aspek motorik kasar atau kemampuan anak untuk mengontrol gerakan tubuh. Lalu aspek motorik halus, di mana anak bisa mengontrol gerak dan keluwesan jari-jari tangannya.

Kemudian ada juga aspek kognitif atau perkembangan berfikir anak. Ada juga kemampuan bahasa anak, di mana pada usia 4-6 tahun, kemampuan berbahasa anak seharusnya sudah berkembang seiring dengan rasa ingin tahunya. Pada usia 5-6 tahun, anak juga umumnya sudah bisa membuat satu kalimat yang terdiri dari enam sampai delapan kata. Mereka juga bisa menjelaskan arti kata yang sederhana dan mengetahui lawan kata.

Selanjutnya ada aspek emosi, di mana sang anak mampu mengekspresikan berbagai perasaan yang dirasakannya. Dan terakhir ada aspek sosial yaitu kemampuan anak dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan serta memberikan respon pada orang lain.

Semoga informasi seputar cara menstimulasi perkembangan anak usia dini ini bisa membantu Anda dalam mendidik sang anak.

8Jun2017

 

Manfaat tes sidik jari pada anak ternyata bisa membantu orangtua dalam memetakan potensi bakat, motivasi, karakter serta gaya belajar anak. Pengenalan bakat dan minat anak memang sudah dikenal dalam dunia psikologi dengan cara psikotes. Namun, ternyata psikotes bukan satu-satunya cara untuk mengetahui minat dan bakat anak loh!

https://tobaccofreeboonecounty.com

“Every child is gifted. They just unwrap their packages at diffrent times.”

Salah satu metode lainnya adalah dengan Analisis Sidik Jari atau Finger Prints Analysis. Berdasarkan penelitian, pola sidik jari itu bersifat genetis dan telah muncul saat usia janin dalam kandungan sekitar 13-24 minggu. Uniknya, pola guratan kulit pada sidik jari ini memiliki keterkaitan dengan sistem hormon petumbuhan sel pada otak. Hal inilah yang menjadi bukti ilmiah adanya keterkaitan antara sidik jari dengan potensi, bakat, dan kecerdasan seseorang.

Berikut ini beberapa manfaat yang orangtua peroleh dari tes Analisis Sidik Jari:

www.ourkids.ne

Mengenal Potensi Dasar Anak

Setiap anak memiliki potensi atau bakat yang berbeda. Dan melalui tes analisis sidik jari ini, Anda bisa mengetahui potensi bakat anak sedini mungkin lalu membimbingnya untuk mengembangkan potensi tersebut. Potensi anak ini termasuk dalam mengetahui karakter kepribadiannya dan bagaimana sang anak mengambil keputusan serta tindakan.

http://www.boldsky.com

Mengetahui Metode dan Gaya Belajar

Ada anak yang bisa diajak belajar dengan duduk rapih di meja. Ada juga anak yang tidak mau diam saat sedang belajar. Jika anak Anda termasuk ke dalam tipe anak yang tidak mau diam saat disuruh belajar, maka jangan memaksanya untuk diam duduk rapih di meja. Mengingat gaya belajar setiap anak itu berbeda.

Melalui tes analisis sidik jari ini, Anda bisa mengetahui metode dan gaya belajar sang anak. Dengan begitu, anak pun lebih nyaman dalam mempelajari sesuatu.

http://yourekavach.com

Memetakan kecerdasan majemuk yang dimiliki Anak

Cara tradisional mengukur kecerdasan anak adalah dengan memakai tes IQ. Sayangnya, IQ hanya mengukur kemampuan kognitif dan verbal saja. Konsep kecerdasan majemuk memperkenalkan bahwa manusia belajar dan berhasil melalui berbagai kemampuan kecerdasan yang tidak terukur melalui IQ. Menurut Gardner, definisi cerdas adalah “kemampuan memecahkan masalah atau kemampuan berkarya menghasilkan sesuatu berharga.” Setiap anak bisa memiliki salah satu atau lebih dari kecerdasan di atas.

Dengan mengetahui potensi kecerdasan majemuk yang dimiliki Anak sedini mungkin, maka kita sebagai orang tua akan lebih mudah untuk mengembangkannya secara optimal.

Keunggulan lainnya dari analisis sidik jari adalah hasilnya lebih akurat dan cepat, serta bukan berupa ramalan. Tes juga tidak terpengaruh dengan mood anak dan dilakukan sekali seumur hidup, mengingat sidik jari tidak akan berubah-ubah. Analisis ini juga bisa dilakukan untuk anak yang memiliki kebutuhan khusus.

Tes analisis sidik jari ini bisa dilakukan sejak anak berusia enam bulan. Tes ini nantinya akan menjadi analisa dini terhadap kemampuan serta bakat apa yang dimiliki sang anak.

Kenali bakat anak lebih dini yuk, sehingga Anda lebih mudah dalam memberikan stimulus dan pengarahan yang tepat. Dan manfaat tes sidik jari pada anak ini bisa membantu Anda mengarahkan masa depan sang anak lebih terarah serta baik lagi. Tertarik dengan tes analisis sidik jari untuk anak? Anda bisa mengetahui paket harganya di sini.